Dia yang melakukan hal terbaik sepanjang hidupnya
Takkan pernah merasa takut tua


Sebuah buku berjudul ”Tuesdays with Morrie”. Dalam buku tersebut dikisahkan seorang profesor mengisi hari-hari terakhir hidupnya dengan mengajari mantan muridnya tentang berbagai makna kehidupan. Mereka bertemu setiap hari Selasa. Dalam setiap pertemuan, mereka berbicara banyak hal. Tentang pekerjaan, perkawinan, kematian, dan sebagainya. Suatu Selasa, topik yang dibahas adalah tentang usia.

”Pernahkah Anda merasa takut tua, Pak?” tanya sang murid.

Profesor tersenyum. ”Justru aku senang menjadi tua.”

”Senang?”

”Ya,” kata Profesor. ”Alasannya sederhana. Saat usiamu bertambah, kau makin banyak belajar. Kalau usiamu tetap remaja, kau akan terus cuek seperti ketika remaja. Dengan bertambahnya usia, kau tidak hanya menjadi rapuh, tapi juga tumbuh. Kau tidak hanya mendekati mati, tapi juga paham bahwa kau akan mati. Hidupmu menjadi lebih baik karena hal ini.”

”Benar,” kata sang murid. ”Tapi kalau menjadi tua itu menyenangkan, kenapa orang selalu bilang ’Oh, ingin sekali aku kembali muda.’ Tak ada orang yang pernah bilang, ’Oh, andai umurku 65.’”

Profesor tersenyum. ”Itu menunjukkan bahwa orang tersebut tidak puas dengan hidupnya. Hidupnya tidak bermakna. Sebab kalau hidupmu bermakna, kau takkan ingin kembali ke belakang. Kau ingin terus melangkah ke depan. Kau ingin melihat lebih banyak hal, melakukan lebih banyak hal. Kau takkan menundanya sampai usia 65.”

”Lalu, pernahkah Anda merasa iri kepada orang muda?”

”Tentu saja pernah. Tidak mungkin orang tua tidak merasa iri kepada yang muda. Orang muda bisa berjalan bebas, berenang sepuasnya, melakukan apapun yang mereka suka. Sedangkan orang tua sepertiku hanya bisa berbaring tak berdaya. Tapi yang harus kulakukan adalah menerima diri apa adanya. Aku harus bisa menemukan kebaikan dan keindahan dalam kehidupanku yang sekarang.”

Kemudian profesor tersebut melanjutkan, ”Aku pernah berusia 3 tahun, 5 tahun, 30 tahun, 50 tahun. Aku telah melewatinya dan tahu persis bagaimana rasanya. Aku senang ketika menjadi seorang anak, juga senang ketika menjadi orang dewasa yang bijak. Haruskah aku merasa iri pada usia muda bila aku sendiri pernah mengalaminya?”

Sang murid pun menganggukkan kepala.

***
Diposting oleh zoepsmilano Label: ,
Kisah inspiratif yang berdasarkan pada kisah nyata di JEPANG.
Saya catatkan dari epriabdurrahman.multiply.com untuk menjadi motivasi bagi sobat.

Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok.
Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku.
Dia merasa kasihan sekaligus penasaran.
Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.

Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun?? ?
Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.
Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!

Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan.
Kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya....AHHHH!

Orang itu merasa terharu melihat hal itu.
Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun.
Sungguh ini sebuah cinta...cinta yang indah.

Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu.
Apa yang dapat dilakukan oleh cinta?
Tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun.
Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu mengagumkan,
Fikirkan tentang hubungan yang terjalin antara sobat dan keluarga, teman, kekasih, saudara .....
Tapi tak peduli sejauh apa jarak diantara kita, berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang- orang yang kita kasihi...
Berikanlah perhatian kita pada mereka,maka akan mendapatkan keajaiban dari sebuah KESETIAAN....

untukmu seseorang...
Diposting oleh zoepsmilano Label: , ,
Pengalaman adalah guru yang paling brutal dan kejam.

Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki “raja jalanan”.

Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda – Soichiro Honda – diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. “Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever. Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi…

Kecintaannya kepada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.

Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.

Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.

Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.

Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.

Kuliah karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah – pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.

“Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya,” ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.

Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.

Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.

Akhirnya, tahun 1947,setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, “sepeda motor” – cikal bakal lahirnya mobil Honda – itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok.

Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi “raja” jalanan dunia, termasuk Indonesia. Soichiro Honda mengatakan, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”, tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.

Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin. Jadi buat apa kita putus asa bersusah hati merenungi nasib dan kegagalan. Tetaplah tegar dan teruslah berusaha, lihatlah Honda sang ”Raja” jalanan.

5 Resep keberhasilan Honda:

1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.
3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin.
4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.
Diposting oleh zoepsmilano Label: , ,
1. Mengungkapkan Cinta

Jangan takut mengatakan cinta, kadang kita merasa bahwa hal tersebut tidak penting dan gombal, kadang kita berdalih bahwa kata-kata cinta tidak penting untuk diucapkan secara verbal tapi cukup dibuktikan dengan perbuatan. Tetapi coba kita tengok bagaimana Rasulullah mengajarkan kepada para sahabatnya ketika ada seseorang yang mengatakan kepada Rasul “Ya Nabiyullah, sesungguhnya aku sangat mencintai si fulan” sambil menunjuk kepada seorang lelaki yang sedang lewat dihadapannya. “Apakah kamu pernah mengatakan perasaanmu kepadanya ?” Tanya Rasul. “Belum ya Rasul”. Jawab sahabat. “Sekarang, katakanlah padanya”. Jadi mengatakan cinta itu bukan hal yang tabu, tapi sunnah hukumnya. Dan mulai sekarang, katakanlah cinta pada istri tercinta. “I love u, I love u, I love u “.

2. Efek Sentuhan

Berjabat tangan ketika bertemu, memeluk atau mencium, adalah kiat-kiat penghangat cinta, jangan sampai satu haripun anda tidak menyentuhnya. Apakah hanya sekedar mencubit, menjewer mesra, dan sebagainya. Menurut ahli psikologi, efek sentuhan dapat memberi kenyamanan, kesenangan dan ketentraman dan menciptakan rasa kedekatan antar individu.

3. Memberi Bantuan

Memberi bantuan kepadanya diminta atau tidak, ketika ia sibuk didapur, kita yang memandikan anak. Ketika ia sedang menyuapi anak, kita ngelap meja. Kamu bunga yang jadi tangkainya.

4. Siap Dengan Dukungan

Memberi dukungan harus dilakukan, terutama jika istri kita mengalami tekanan psikologis. Tetapi memberi dukungan juga harus proporsional, jangan sampai berlebihan. Ini yang perlu diperhatikan. Dukungan moril sangat dibutuhkan disaat-saat tertentu. Misalnya istri sakit, jangan malah ditakut-takutin “Mi’ tetangga diseberang sana sakitnya juga sama kayak umi. Sekarang dia udah pulang ke Rahmatulloh lho..”

5. Jangan Pelit Dengan Pujian

Kalau ada suami yang pelit pujian, bisa dipastikan ia juga pelit dengan hartanya, kalau pujian yang gratis aja pelit, gimana dengan harta yang dicari dengan susah payah ?. Suami yang pemurah adalah suami yang senang memuji. Memuji yang baik tidak dilakukan di depan khalayak ramai, tetapi disaat berdua, misalnya memuji kecantikannya, enak masakannya, dll.

6. Munculkan segala Kebaikan

“Jika cinta sudah melekat, tempe goreng terasa coklat” begitu pepatah mengatakan. Tanda cinta adalah kita senantiasa mengingat kebaikan-kebaikannya. Jika ada permasalahan yang membuat renggang hubungan, segera ingat kebaikan yang pernah ia lakukan kepada kita.

7. Sisihkan waktu untuk berdua

Kadang kesibukan membuat suami istri jarang punya waktu untuk mereka berdua, maka perlu disiasati supaya punya waktu untuk berbicara dari hati ke hati, tanpa ada yang mengganggu. Just me and u, cieee.

8. Membuat panggilan khusus

Panggil namanya dengan nama nama yang ia senangi misalnya “Mawar”, “Darling”, “Yayang”, “My Love”, jangan sebut nama panggilan yang ia tidak senangi “Ndut,.. sini ndut” (karena istrinya gendut) atau “Tuyul?? Sini yul” (karena namanya Yuli).

9. Mendengarkan

Menjadi pendengar yang baik perlu kiat tersendiri, kadang kala ada rasa emosi, saat pulang kerja, lelah dan suntuk.. istri menyambut dengan cerita-cerita horor dan teror. Yah sabar sedikit, usahakan tersenyum. Dengarkan sampai ia selesai bicara. Setelah ia selesai baru bilang “umi tadi ceritain apa sih ?” (gubraks)

10. Lazimkan tiga kata-kata indah

- Tolong : jika meminta bantuan

- Terima kasih : jika selesai dibantu

- Maaf : jika membuat kesalahan
Diposting oleh zoepsmilano Label: ,
Kadang kita bertanya dalam hati dan menyalahkan Tuhan, “apa yg telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua ?” atau “kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya ?”.

Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota. Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya, dengan senang hati dia berkata, “Tentu saja, I love your cake”.

“Nih, cicipi mentega ini,” kata Ibunya menawarkan. “Yaiks,” ujar anaknya. “Bagaimana dengan telur mentah ?”. “You’re kidding me, Mom”. “Mau coba tepung terigu atau baking soda ?”. “Mom, semua itu menjijikkan”.

Lalu Ibunya menjawab “ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak”.

Tuhan bekerja dengan cara yang sama. Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan. Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dengan rancanganNya, segala sesuatunya akan menjadi sempurna tepat pada waktunya.

Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita. Tuhan teramat sangat mencintai kita. Dia mengirimkan bunga setiap musim semi, sinar matahari setiap pagi. Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan. Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya, Dia ada di setiap tempat, dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita.
Diposting oleh zoepsmilano Label:
Kemampuan ada batasnya, usaha tdk ada batasnya) (Artis Li Bing Bing)

Dgn ke`TENANGAN`hati dan pikiran, segala hal pasti ada jalan keluarnya (my self)

Jika keras terhadap diri sendiri, dunia akan lunak padamu. Bila lunak terhadap diri sendiri, dunia akan keras terhadapmu (Andrie Wongso)

kebiasaan para pahlawan adalah berpikir lebih cepat daripada orang biasa.
Bekerja sebelum orang lain bekerja.
beraktifitas lebih lama daripada orang biasa.
mengurangi jam-jam santainya.
menyedikitkan waktu tidurnya.
memberdayakan smuanya.


Saat kamu jatuh namun bangkit, lalu jatuh dan bangkit lagi, terus dan terus, itulah sukses (Sumber :?)

Berhentilah menyalahkan , waktunya bertanggungjawab (Sumber:?)

Di saat orang lain tidur dalam putus asa, Seorang Pemenang telah bangun dan mengambil langkah yang berikutnya (Sumber:?)

Saat satu pintu tertutup, maka ada Pintu lain yang terbuka (Sumber:?)
Maksud : Tiada guna menyesali yang telah gagal dicapai, pasti ada kesempatan lain yang muncul saat itu juga. Masalah hanya apakah anda mau mencari pintu baru tersebut.

Seperti sebuah lingkaran: sebuah akhir adalah sebuah awal yang baru dan sebuah awal adalah akhir dari yang lama (Sumber:?)
Maksud : serupa dengan pintu terbuka dan tertutup

Seperti sebuah coin, segala sesuatu akan punya 2 sisi, baik dan buruk (Sumber : ?)
Maksud :
-Demikian juga hidup, bila ingin memperoleh sukses di satu sisi, maka kita harus siap berjuang dan menderita di sisi lain untuk mencapainya.
- Semua peristiwa pasti punya sisi baik dan sisi buruk

Di pikiranku ada tujuan yang jelas
Di dalam hatiku ada tekad dan semangat yang membara
Di belakangku ada dorongan orang-orang yang aku sayangi
Di sampingku ada rekan-rekan yang mendukung
Di hadapanku ada kemungkinan tanpa batas
Dengan salah satu dari semua itu aku pasti sukses
Lalu......, apa yang perlu aku takuti? (Sumber :?)

Lakukan untuk dirimu sendiri maka semua itu akan hilang saat kamu meninggalkan dunia ini, lakukan untuk orang lain maka itu akan kekal selamanya (Sumber :?)

Bahagia sesungguhnya diperoleh dengan:
Memberi dan bukan merebut
Mencintai dan bukan membenci
Jujur dan bukan berbohong
Berani dan bukan takut
Melindungi dan bukan menghancurkan
Berterimakasih dan bukan Serakah (Sumber :?)

Filosofi Sukses Tukang Kayu:
"Ukur 2 kali Potong 1 kali " (Sumber:?)
Maksud: Pertimbangkan sebelum bertindak, dan saat bertindak hilangkan bimbang

Penghalang sesungguhnya dalam hidup ini adalah diri kita sendiri (Sumber :?)

Kita adalah apa yang kita pikirkan (Sumber:?)

Kemampuan kita adalah sebatas pikiran kita sendiri (Sumber:?)

"Tidak mungkin" artinya kita perlu berusaha sedikit lebih keras dan butuh waktu sedikit lebih lama (Sumber :?)

"Tidak mungkin" arti kata ini sesungguhnya adalah "belum tahu" atau.... "tidak mau" (Sumber :?)

Bila ingin keputusan yang paling anda sesali seumur hidup, buatlah saat anda dalam kondisi emosi yang berlebih ( terlalu marah, terlalu gembira, terlalu takut, terlalu sedih dll) (Sumber : Seorang guru)

Kurangi menanyakan "mengapa" pada suatu masalah, perbanyaklah menanyakan "Bagaimana" untuk solusinya


-jangan pernah anda menyerah sebelum anda mencoba-
-semua hal tidak ada yg susah apabila kita mau berusaha-

"jangan berdoa meminta kemudahan dalam menjalani hidup, tapi berdoalah agar kmu diberikan kekuatan dalam menghadapi kesulitan-kesulitan mu"

berusahalah semaksimal mungkin dan sisanya serahkan ke Tuhan

Hanya manusia lemah yang percaya akan nasib.. manusia yang kuat akan berjuang menciptakan dunianya sendiri..
(sumber : filsafat cina )

seseorang dapat menjadi istimewa apabila dia percaya dirinya istimewa, maka dia dapat melakukan hal yang istimewa
(sumber : filsafat cina )

Awali Hari Dengan Berdoa, JAlani Hari dengan Berusaha dan Akhiri Hari dengan Bersyukur
1. kesempatan sering menyamar sebagai kesialan
2. kalau anda berpikir anda gagal, maka anda benar. kalau anda berpikir anda berhasil, maka anda benar juga
3. do the best,be the best, god will do the rest

"Lakukanlah selagi bisa kau lakukan, karena penundaan adalah awal kegagalan"
Diposting oleh zoepsmilano Label:
Jumat, April 30, 2010 di 11.56 | 0 komentar  
Leila Mona Ganiem
(Doktor Ilmu Komunikasi dan Konsultan Pengembangan Pribadi)

Sebuah tulisan berjudul 'Pendidikan Budaya dan Karakter Menurun' (Republika, 18 Januari 2010) mengusik perasaan saya. Nilai-nilai budaya, seperti tata krama, etika, kreativitas, keteguhan hati, tangguh, pantang menyerah, bangga terhadap budaya sendiri, berjuang dan berprestasi dengan optimal, serta nilai-nilai luhur lainnya, kian langka kita temukan. Urgensi yang muncul dari realitas ini adalah kebutuhan akan pribadi manusia Indonesia yang berbudaya dan berkarakter tangguh.

Sebagai acuan dasar, kita dapat menggunakan konsep brain, behaviour, beauty (3B). Konsep 3B kerap dipakai sebagai tolok ukur kepribadian yang baik diranah profesional ataupun sosial. Kontes pemilihan putri/jejaka juga biasa mengukur indikator ini. Mari, kita elaborasi tiga kekuatan tadi.

Brain, behavior, and beauty
Brain atau pikiran merefleksikan pengetahuan yang diperlukan dalam hidup. Brain juga berkaitan dengan pilihan keahlian yang didalami. Keahlian tersebut membawa seseorang pada perannya saat ini. Penggalian keahlian yang mumpuni mendukung peran signifikan seseorang. Brain lebih bermakna tidak single, melainkan multibidang. Misalnya, seorang guru profesional perlu memiliki pengetahuan subbidang materi ajarnya, penyampaian materi ajar, psikologi anak, strategi memotivasi agar anak berminat mengelaborasi kreatif potensinya, bahasa Inggris, menulis, tahu teknologi informasi, etika, dan masih banyak lagi. Analogiyang kira-kira sama dapat digunakan bagi pekerjaan lain, seperti jurnalis, dokter, petani, pedagang, direktur perusahaan, dan berbagai peran lainnya.

Behavior atau perilaku. Dalam kehidupan, keahlian atau pengetahuan saja tidak cukup. Menurut David Goleman, perlu perilaku yang disebut kecerdasan emosional. Menurutnya, ada empat kompetensi penting yang selayaknya digunakan seseorang. Pertama, mampu membaca emosi diri dan dampaknya terhadap orang lain. Kedua, mampu mengontrol emosiserta beradaptasi pada perubahan lingkungan. Ketiga, mampu memahami emosi orang lain dan dampaknya terhadap organisasi. Keempat, mampu menginspirasi, memengaruhi, mengembangkan orang lain,serta mengatasi konflik.

Refleksi dari kecerdasan emosional tercermin dari sikap yang diambilnya. Mampukah seorang pejabat yang telah bersusah payah dan penuh biaya dalam memperoleh posisi menolak tawaran uang yang dihaturkan dengan sangat sopan dan tampak bebas risiko? Apakah seseorang memiliki kekuatan menahan diri dari narkoba yang ada di tangannya? Apakah seorang siswa bisa menahan diri dari menyontek yang saat itu bisa dilakukannya? Kesanggupan memenangkan nilai-nilai luhur merefleksikan kecerdasan emosional seseorang.

Konsep ketiga, beauty, atau kemenarikan personal. Tanpa menafikan kodrat, penerimaan diri adalah refleksi damai diri atas berkah Ilahi. Optimalisasi potensi diri secara personal dapat meningkatkan kualitas interaksi. Kemenarikan personal dapat digali dengan berbagai cara. Misalnya, penggunaan ekspresi wajah; gerak tubuhyang meliputi cara duduk, berjalan, dan bersalaman; pengaturan jarak; penggunaan suara yang tepat; serta kemenarikan fisik, seperti kebersihan tubuh dan penampilan sesuai konteks.

Ketiga konsep tersebut menarik. Namun, realitasnya, sistem pendidikan formal di Indonesia cenderung kurang mewadahi ketiga konsep itu secara komprehensif. Pendidikan formal cenderung membahas brain dan sedikit bahasan behavior.

Di pendidikan informal semacam training, pengembangan pribadi lebih menekankan beauty dan sedikit bahasan behavior. Mengacu pada tingginya kebutuhan merekonstruksi kurikulum yang menjembatani terciptanya manusia Indonesia yang mengerti budayanya dan memiliki karakter tangguh, melalui tulisan ini, saya bermaksud mengajukan dua konsep tambahan.

Berkarakter tangguh
Indonesia merupakan negara multikultur, memiliki ratusan etnis, ratusan bahasa, ribuan pulau, ratusan bahasa, seni, tata krama, dan aneka keragaman lainnya. Namun, apakahkita dan anak-anak kita memahami, menguasai, dan mengaplikasikan nilai-nilai luhur bangsa dalam pola pikir, tindakan, dan perilaku?

Masihkah nilai-nilai luhur, seperti kerja sama, menghargai orang lain, sopan santun, pantang menyerah, keuletan, dan menghormati orang tua, digunakan dalam keseharian perilaku? Apakahkita lebih tahu disko daripada tarian daerah? Apakah kita tidak lagi menggunakan bahasa daerah karena menganggap kurang bermanfaat? Sekali lagi, pemahaman dan pengaplikasian budaya dan nilai-nilai luhur bangsa adalah imperatif. Hal itu juga perlu menjadi gerakan bersama. Tanpa mempersenjatai diri dengan pemahaman budaya dan nilai-nilai luhur bangsa,kita akan sangat sulit mempertahankan warna budaya sendiri di tengah derasnya bombardir informasi dan budaya asing.

Dengan pemahaman dan penguasaan budaya dan nilai-nilai luhur bangsa, kita harapkan adanya manusia Indonesia yang berkarakter tangguh. Namun, itu tidak cukup karena Indonesia adalah negara dengan pluralitas sangat tinggi. Selain itu, kita adalah warga dunia yang hidup di desa global (Mc Luhan).

Di dunia ini, terdapat ratusan negara, lima ribuan etnis, 6900 bahasa, ribuan agama dan kepercayaan, berbagai cara bersalaman, kekerabatan, pemilihan pendekatan bisnis, dan masih banyak keberagaman lainnya. Hingga, mampu berkomunikasi dengan orang berbeda budaya, beda etnis, dan beda bangsa menjadi kian penting.

Kemajuan teknologi informasi, alat transportasi, bisnis, kerja sama militer, peluang pendidikan, kerja sama media massa, atau perjalanan wisata membuat keterbukaan akses kian sempurna.

Peluang dan tantangan yang ada membuat kita sebaiknya dapat menangkap kesempatan itu. Namun, secara harmoni mampu berkomunikasi dengan orang-orang yang memiliki perbedaan yang sangat nyata tersebut. Karena itu, perlunya kita menjadi manusia antarbudaya.

Manusia antarbudaya adalah manusia humanis yang memiliki kemampuan berkomunikasi efektif dengan orang berbeda budaya, beda etnis, dan beda bangsa.
Diposting oleh zoepsmilano Label:
Visit the Site
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates