Kamis, Juli 29, 2010
di
22.43
|
Tadi pagi..aku menelepon seseorang yang dulu pernah menjadi teman dalam suka dan duka. Seorang Ikhwan/ laki-laki tentunya, sebut saja namanya “HANIF”. Dulu..dia adalah tempatku mengadu, CURHAT, mengkonsultasikan permasalahan yang aku hadapi. Jujur..aku sangat membanggakan dia..bersahaja, lembut, tenang, sederhana. Yang paling utama adalah….karena dia selalu bersedia untuk mendengarkan dengan sabar..memberikan penjelasan dan pandangan dengan dewasa..tanpa menyalahkan..apalagi menghakimi. Dia seperti kakak bagiku..mungkin lebih dari kakak kandungku sendiri.
Allah kemudian mentakdirkan dia menikah dengan seorang akhwat/ wanita. Jujur sebenarnya walaupun aku merasa Bahagia..disatu sisi aku merasa kehilangan orang yang begitu berharga bagiku. Kemudian kami pun berpisah karena pekerjaan. Ada rentang jarak tempat tinggal yang sangat jauh diantara kami…aku ditempatkan di Profinsi Lampung ….dan dia di Kalimantan…
. Saat ini aku mempunyai masalah yang sangat berat…dan aku ingin bercerita lagi kepadanya. Aku barusan menelepon dia lagi..untuk mengkonsultasikan permasalahan yang begitu mebebani jiwa ini. Dengan satu harapan..dia bersedia mendengarkan..kemudian memberikan nasihat…yang mendamaikan hati..seperti dulu sebelum dia menikah..sebelum jarak tempat tinggal memisahkan kami.…
. Tapi....ah…...aku merasa…begitu kecewa.....semuanya tidak seperti yang aku harapan. Aku merasakan suaranya tidak lagi seramah dulu..perkataan yang tiak sebermakna dulu..dia seperti tidak terlalu merespon akan perkataan yang aku sampaikan. Sehingga rasanya aku seperti berbicara bukan dengan seseorang yang pernah aku anggap sebagai kakak kandungku sendiri. Aku tidak kuasa untuk mengemukakan semua permasalahan yang ingin aku sampaikan..ketika mendengar respon yang tidak seperti dulu lagi. Akhirnya akupun mengakhiri pembicaraan..tanpa sempat mengemukakan permasalahanku.
Ya Rabb..mengapa orang yang dulu pernah aku banggakan..sebagai orang yang dulu aku anggap sebagai saudara, kakak,..kini telah berubah. Seakan kini ada rentang jarak diantara kami. Dia dulu adalah tempat diri ini menggantungkan diri..menyampaikan segala beban permasalahan yang ada dalam jiwa ini. Sampai detik ini aku masih sangat membutuhkan nasihat-nasihatnya yang tulus.
Ah.......mengapa bisa terjadi seperti ini?...
Dalam perenungan…seberkas cahaya kedamaian seakan merasuk dalam sanubariku ...."kini saatnya aku berusaha untuk mengambil HIKMAH dari semua ini..yach..HIKMAH". Ini barangkali hal yang coba harus aku tanamkan dalam jiwa ini. Pasti ada hikmah dibalik semua ini. Hikmah besar dari Allah SWT yang tentu untuk kebaikan diri ini.
Satu hal yang pasti,..Insya Allah dia masih tetap orang yang baik..dia masih saudaraku yang baik..mungkin masalahnya bukan dari dia..tapi justru dari diriku sendiri..mungkin karena penurunan ruhani dan beban permasalahan dalam diri inilah yang kemudian aku merasa dia seperti menjauhiku.
Hikmah yang barang kali ingin Allah ajarkan pada diri ini adalah :
1. Ternyata Allah cemburu..ketika MAKHLUK yang diciptakannya...lebih menggantungkan diri...bersandar..pada makhluk yang diciptakannya juga...daripada menggantungkan diri & bersandar kepada-Nya.
2. Supaya aku tidak lagi terbiasa menggantungkan diri ini pada orang lain…dan aku hanya boleh bersandar dan menggantungkan diri hanya kepada ALLAH SWT semata.
3. Supaya aku bisa lebih dewasa..mandiri..berani menentukan dan mengambil sikap..tegas..tidak plin-plan..mantap dan berani dalam bertindak dan mengambil keputusan. Karena semua itulah hal yang paling dibutuhkan dalam mengarungi hidup ini.
Ia......Insya Allah..aku akan berusaha menarik hikmah dari semua ini.
AKU HARUS MEMPERBAIKI KUALITAS IBADAHKU…karena semua kegelisahan bersumber dari diriku sendiri. Sehingga ketika kualitas ibadah sudah semakin baik..diri akan semakin dekat dengan-Nya…yang pada akhirnya..kepasrahan atas takdir Sang Maha Kuasa akan tertanam dalam Jiwa. Kedamaian..Ketenangan akhirnya akan bersemayam dalam jiwa ini.
Semuanya memang harus berawal dari TEKAD KUAT dalam diri ini, untuk MEMPERBAIKI KUALITAS IBADAH dan KEDEKATAN pada-NYA. Jika ini belum berhasil dilakukan..percuma saja kita berkonsultasi pada orang lain..sesolih apapun dia..karena yang memutuskan tetap lah diriku sendiri..dan jika yang bermain adalah : EMOSI dan NAFSU, …pasti semua pendapat orang lain…itu tidak akan bermakna apapun.
Ya Rabb….bimbinglah hambamu ini..tunjukilah hamba untuk tetap berada dalam jalan Mu yang lurus. Aku berjanji pada-Mu…..mulai saat ini…aku hanya akan bersandar dan bergantung pada-Mu….bukan pada makhluk-Mu……
Hamba hanya ingin mendapat CINTA dari-Mu ya Rabb...dan hamba ingin menjadi makhluk...yang mendapat karunia cinta-Mu.....
Allahu Akbar.......
Diposting oleh
zoepsmilano
Label:
Campur-Campur,
Nasihat/Kata Bijak
Selasa, Juli 06, 2010
di
15.04
|
Ya Allah..
berilah petunjuk dan jalan keluar atas segala yang menimpaku.
Tunjukkan jalan itu..
Ya Allah..
Jika ini adalah sebagai balasan ketidak seriusanku dalam menatap masa depan ketika itu, jangan biarkan sema ini berlanjut dan terjadi begitu lama. Aku cape..lelah..dengan segala masalah ini..aku gak kuat lagi..
Jika memang waktunya tiba, dan kau kehendaki , ambillah aku..
ku tahu, ku mengerti, bahwa kau memberi ujian tidak lebih dari kemampuan hambamu..
tapi ego ini berkata bahwa aku sudah tak mampu lagi menanggung beban yang selama ini ku rasa. sampai kapankah semuanya berakhir.
Aku miliki harapan, cita-cita, masa depan dan terutama keinginan berkeluarga dan membahagiakan keluargaku. Aku tak pernah berharap bahwa segala masalah yang kuterima saat ini menghalangi niatanku, menhalangi unuk membahagiakan keluargaku kelak.
Ya Allah, aku mencintainya..
Dan aku tak berniat libatkan dia dan mereka yang kusayang masuk dlam segala masalahku..
Ya Allah, berilah petunjukmu..
agar aku dapat melewati semua ini dengan cara bijaksana
benar aku menyayanginya, mencintainya, tapi terasa belum bisa membahagiakannnya dengan cara memberi pengertian dan kepercayaan padanya.
Ya Allah..apa yang terjadi dengan diri ini..??
jangan gagalkan kembali apa yang kuimpikan
jangan halangi aku bersamanya
jangan ragukan aku untuk bertanggung jawab tentang kehidupannya..
Ya Allah..bantu aku
lindungi aku
dekap aku..
dan izinkan aku unuk bersamanya dalam rahmatmu..
Diposting oleh
zoepsmilano
Label:
Cinta
Rabu, Mei 26, 2010
di
19.17
|
Dia yang melakukan hal terbaik sepanjang hidupnya
Takkan pernah merasa takut tua
Sebuah buku berjudul ”Tuesdays with Morrie”. Dalam buku tersebut dikisahkan seorang profesor mengisi hari-hari terakhir hidupnya dengan mengajari mantan muridnya tentang berbagai makna kehidupan. Mereka bertemu setiap hari Selasa. Dalam setiap pertemuan, mereka berbicara banyak hal. Tentang pekerjaan, perkawinan, kematian, dan sebagainya. Suatu Selasa, topik yang dibahas adalah tentang usia.
”Pernahkah Anda merasa takut tua, Pak?” tanya sang murid.
Profesor tersenyum. ”Justru aku senang menjadi tua.”
”Senang?”
”Ya,” kata Profesor. ”Alasannya sederhana. Saat usiamu bertambah, kau makin banyak belajar. Kalau usiamu tetap remaja, kau akan terus cuek seperti ketika remaja. Dengan bertambahnya usia, kau tidak hanya menjadi rapuh, tapi juga tumbuh. Kau tidak hanya mendekati mati, tapi juga paham bahwa kau akan mati. Hidupmu menjadi lebih baik karena hal ini.”
”Benar,” kata sang murid. ”Tapi kalau menjadi tua itu menyenangkan, kenapa orang selalu bilang ’Oh, ingin sekali aku kembali muda.’ Tak ada orang yang pernah bilang, ’Oh, andai umurku 65.’”
Profesor tersenyum. ”Itu menunjukkan bahwa orang tersebut tidak puas dengan hidupnya. Hidupnya tidak bermakna. Sebab kalau hidupmu bermakna, kau takkan ingin kembali ke belakang. Kau ingin terus melangkah ke depan. Kau ingin melihat lebih banyak hal, melakukan lebih banyak hal. Kau takkan menundanya sampai usia 65.”
”Lalu, pernahkah Anda merasa iri kepada orang muda?”
”Tentu saja pernah. Tidak mungkin orang tua tidak merasa iri kepada yang muda. Orang muda bisa berjalan bebas, berenang sepuasnya, melakukan apapun yang mereka suka. Sedangkan orang tua sepertiku hanya bisa berbaring tak berdaya. Tapi yang harus kulakukan adalah menerima diri apa adanya. Aku harus bisa menemukan kebaikan dan keindahan dalam kehidupanku yang sekarang.”
Kemudian profesor tersebut melanjutkan, ”Aku pernah berusia 3 tahun, 5 tahun, 30 tahun, 50 tahun. Aku telah melewatinya dan tahu persis bagaimana rasanya. Aku senang ketika menjadi seorang anak, juga senang ketika menjadi orang dewasa yang bijak. Haruskah aku merasa iri pada usia muda bila aku sendiri pernah mengalaminya?”
Sang murid pun menganggukkan kepala.
***
Diposting oleh
zoepsmilano
Label:
Campur-Campur,
Nasihat/Kata Bijak
Kisah inspiratif yang berdasarkan pada kisah nyata di JEPANG.
Saya catatkan dari epriabdurrahman.multiply.com untuk menjadi motivasi bagi sobat.
Ketika sedang merenovasi sebuah rumah, seseorang mencoba merontokan tembok.
Rumah di Jepang biasanya memiliki ruang kosong diantara tembok yang terbuat dari kayu. Ketika tembok mulai rontok, dia menemukan seekor kadal terperangkap diantara ruang kosong itu karena kakinya melekat pada sebuah paku.
Dia merasa kasihan sekaligus penasaran.
Lalu ketika dia mengecek paku itu, ternyata paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali dibangun.
Apa yang terjadi? Bagaimana kadal itu dapat bertahan dengan kondisi terperangkap selama 10 tahun?? ?
Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa bergerak sedikitpun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal.
Orang itu lalu berpikir, bagaimana kadal itu dapat bertahan hidup selama 10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku itu!
Orang itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan kadal itu, apa yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan.
Kemudian, tidak tahu darimana datangnya, seekor kadal lain muncul dengan makanan di mulutnya....AHHHH!
Orang itu merasa terharu melihat hal itu.
Ternyata ada seekor kadal lain yang selalu memperhatikan kadal yang terperangkap itu selama 10 tahun.
Sungguh ini sebuah cinta...cinta yang indah.
Cinta dapat terjadi bahkan pada hewan yang kecil seperti dua ekor kadal itu.
Apa yang dapat dilakukan oleh cinta?
Tentu saja sebuah keajaiban. Bayangkan, kadal itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti memperhatikan pasangannya selama 10 tahun.
Bayangkan bagaimana hewan yang kecil itu dapat memiliki karunia yang begitu mengagumkan,
Fikirkan tentang hubungan yang terjalin antara sobat dan keluarga, teman, kekasih, saudara .....
Tapi tak peduli sejauh apa jarak diantara kita, berusahalah semampumu untuk tetap dekat dengan orang- orang yang kita kasihi...
Berikanlah perhatian kita pada mereka,maka akan mendapatkan keajaiban dari sebuah KESETIAAN....
untukmu seseorang...
Diposting oleh
zoepsmilano
Label:
Campur-Campur,
Cinta,
Nasihat/Kata Bijak
Rabu, Mei 19, 2010
di
11.16
|
Pengalaman adalah guru yang paling brutal dan kejam.
Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki “raja jalanan”.
Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda – Soichiro Honda – diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. “Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever. Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi dan bermimpi…
Kecintaannya kepada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya. Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang.
Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.
Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.
Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.
Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.
Kuliah karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah – pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.
“Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya,” ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.
Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.
Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.
Akhirnya, tahun 1947,setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, “sepeda motor” – cikal bakal lahirnya mobil Honda – itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok.
Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi “raja” jalanan dunia, termasuk Indonesia. Soichiro Honda mengatakan, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. “Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya”, tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah mimpi itu menjadi kenyataan.
Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin. Jadi buat apa kita putus asa bersusah hati merenungi nasib dan kegagalan. Tetaplah tegar dan teruslah berusaha, lihatlah Honda sang ”Raja” jalanan.
5 Resep keberhasilan Honda:
1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda. 2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi. 3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda senyaman mungkin. 4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis. 5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.
Diposting oleh
zoepsmilano
Label:
Berita,
Campur-Campur,
Nasihat/Kata Bijak
Selasa, Mei 18, 2010
di
00.13
|
1. Mengungkapkan Cinta
Jangan takut mengatakan cinta, kadang kita merasa bahwa hal tersebut tidak penting dan gombal, kadang kita berdalih bahwa kata-kata cinta tidak penting untuk diucapkan secara verbal tapi cukup dibuktikan dengan perbuatan. Tetapi coba kita tengok bagaimana Rasulullah mengajarkan kepada para sahabatnya ketika ada seseorang yang mengatakan kepada Rasul “Ya Nabiyullah, sesungguhnya aku sangat mencintai si fulan” sambil menunjuk kepada seorang lelaki yang sedang lewat dihadapannya. “Apakah kamu pernah mengatakan perasaanmu kepadanya ?” Tanya Rasul. “Belum ya Rasul”. Jawab sahabat. “Sekarang, katakanlah padanya”. Jadi mengatakan cinta itu bukan hal yang tabu, tapi sunnah hukumnya. Dan mulai sekarang, katakanlah cinta pada istri tercinta. “I love u, I love u, I love u “.
2. Efek Sentuhan
Berjabat tangan ketika bertemu, memeluk atau mencium, adalah kiat-kiat penghangat cinta, jangan sampai satu haripun anda tidak menyentuhnya. Apakah hanya sekedar mencubit, menjewer mesra, dan sebagainya. Menurut ahli psikologi, efek sentuhan dapat memberi kenyamanan, kesenangan dan ketentraman dan menciptakan rasa kedekatan antar individu.
3. Memberi Bantuan
Memberi bantuan kepadanya diminta atau tidak, ketika ia sibuk didapur, kita yang memandikan anak. Ketika ia sedang menyuapi anak, kita ngelap meja. Kamu bunga yang jadi tangkainya.
4. Siap Dengan Dukungan
Memberi dukungan harus dilakukan, terutama jika istri kita mengalami tekanan psikologis. Tetapi memberi dukungan juga harus proporsional, jangan sampai berlebihan. Ini yang perlu diperhatikan. Dukungan moril sangat dibutuhkan disaat-saat tertentu. Misalnya istri sakit, jangan malah ditakut-takutin “Mi’ tetangga diseberang sana sakitnya juga sama kayak umi. Sekarang dia udah pulang ke Rahmatulloh lho..”
5. Jangan Pelit Dengan Pujian
Kalau ada suami yang pelit pujian, bisa dipastikan ia juga pelit dengan hartanya, kalau pujian yang gratis aja pelit, gimana dengan harta yang dicari dengan susah payah ?. Suami yang pemurah adalah suami yang senang memuji. Memuji yang baik tidak dilakukan di depan khalayak ramai, tetapi disaat berdua, misalnya memuji kecantikannya, enak masakannya, dll.
6. Munculkan segala Kebaikan
“Jika cinta sudah melekat, tempe goreng terasa coklat” begitu pepatah mengatakan. Tanda cinta adalah kita senantiasa mengingat kebaikan-kebaikannya. Jika ada permasalahan yang membuat renggang hubungan, segera ingat kebaikan yang pernah ia lakukan kepada kita.
7. Sisihkan waktu untuk berdua
Kadang kesibukan membuat suami istri jarang punya waktu untuk mereka berdua, maka perlu disiasati supaya punya waktu untuk berbicara dari hati ke hati, tanpa ada yang mengganggu. Just me and u, cieee.
8. Membuat panggilan khusus
Panggil namanya dengan nama nama yang ia senangi misalnya “Mawar”, “Darling”, “Yayang”, “My Love”, jangan sebut nama panggilan yang ia tidak senangi “Ndut,.. sini ndut” (karena istrinya gendut) atau “Tuyul?? Sini yul” (karena namanya Yuli).
9. Mendengarkan
Menjadi pendengar yang baik perlu kiat tersendiri, kadang kala ada rasa emosi, saat pulang kerja, lelah dan suntuk.. istri menyambut dengan cerita-cerita horor dan teror. Yah sabar sedikit, usahakan tersenyum. Dengarkan sampai ia selesai bicara. Setelah ia selesai baru bilang “umi tadi ceritain apa sih ?” (gubraks)
10. Lazimkan tiga kata-kata indah
- Tolong : jika meminta bantuan
- Terima kasih : jika selesai dibantu
- Maaf : jika membuat kesalahan
Diposting oleh
zoepsmilano
Label:
Campur-Campur,
Nasihat/Kata Bijak
Kadang kita bertanya dalam hati dan menyalahkan Tuhan, “apa yg telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua ?” atau “kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya ?”.
Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, putus dengan pacarnya, dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota. Saat itu ibunya sedang membuat kue, dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya, dengan senang hati dia berkata, “Tentu saja, I love your cake”.
“Nih, cicipi mentega ini,” kata Ibunya menawarkan. “Yaiks,” ujar anaknya. “Bagaimana dengan telur mentah ?”. “You’re kidding me, Mom”. “Mau coba tepung terigu atau baking soda ?”. “Mom, semua itu menjijikkan”.
Lalu Ibunya menjawab “ya, semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak”.
Tuhan bekerja dengan cara yang sama. Seringkali kita bertanya kenapa Dia membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan. Tapi Tuhan tahu jika Dia membiarkan semuanya terjadi satu per satu sesuai dengan rancanganNya, segala sesuatunya akan menjadi sempurna tepat pada waktunya.
Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita. Tuhan teramat sangat mencintai kita. Dia mengirimkan bunga setiap musim semi, sinar matahari setiap pagi. Setiap saat kita ingin bicara, Dia akan mendengarkan. Dia ada setiap saat kita membutuhkanNya, Dia ada di setiap tempat, dan Dia memilih untuk berdiam di hati kita.
Diposting oleh
zoepsmilano
Label:
Campur-Campur
|
MARVEL and SPIDER-MAN: TM & 2007 Marvel Characters, Inc. Motion Picture © 2007 Columbia Pictures Industries, Inc. All Rights Reserved. 2007 Sony Pictures Digital Inc. All rights reserved. blogger templates
|